GIAT KEGIATAN PIMPINAN DAERAH AISYIYAH DAN MUHAMMADIYAH KABUPATEN PEKALONGAN KEPADA KORBAN BANJIR DAN TANAH LONGSOR
Tanah lonsor di Kecamatang Petung Kriono Kabupaten Pekalongan pada hari Senin, 20 Januari 2025 menjadi sebab terjadinya banjir bandang didaerah bawah salah satunya kecamatan Kedungwuni. Untuk mendukung kegiatan pembersihan lumpur pasca banjir dan membantu para korban yang membutuhkan makanan siap saji di Desa Kedungpataewu, Kecamatan Kedungwuni, Pimpinan Daerah Aisyiyah Kabupaten Pekalongan bersama Pimpinan daerah Muhammadiyah Kabupaten Pekalongan mendirikan Dapur Umum di TK atau TPQ Aisyiyah Kedungpatangewu, menyediakan bahan dan peralatan dapur umum disuplay dari Posko Koordinasi Muhammadiyah di Kampus Fakultas Ilmu Kesehatan (Fikes) Universitas Muhammadiyah Pekajangan Pekalongan (UMPP), sedangkan penanggung jawab di dapur umum dari Tim Pimpinan Ranting Muhammadiyah Kedungpatangewu. Masyarakat yang ingin membantu dapat menyalurkan donasinya melalui Dapur Umum, Posko Koordinasi Muhammadiyah atau Kantor Lazismu terdekat.
Senin, 27 Januari 2025 operasi SAR Pencarian Korban Tanah Longsor di Kecamatan Petungkriyono dinyatakan ditutup, Muhammadiyah fokus lanjutkan penanganan kesehatan. Berikut laporannya aktifitasnya:
Kegiatan yang dilakukan:
– berkoordinasi dengan puskesmas untuk penempatan tim medis
– koordinasi dengan sekretaris Kecamatan Petungkriyono
– koordinasi dengan pos lapangan BPBD
– brefing rencana ke depan
Assesment 3 orang
Mengantar tim drone untuk pemetaan
medis 5 orang
– Pemeriksaan di Dusun Sipetung
Penerima manfaat
Medis 100 jiwa
Total : 100 jiwa
Rencana kegiatan hari Selasa, 28 Januari 2025:
Pengantaran tim medis ke dusun Totogan dan Dranan
Kebutuhan mendesak:
1. Dana operasional untuk 3 hari ke depan
2. 2 gulung plano
3. 4 spidol
4. Beras untuk kebutuhan 1 minggu untuk 28 orang(dibagi 2 bungkus)
5. Makanan ringan
6. Rendangmu 3 dus
7. MMT untuk dusun totogan
Personil:
1. Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) Banjarnegara 4 orang
2. MDMC Kabupaten Pekalongan 1 orang
3. MDMC Jawa Tengah 1 orang
4. RSI PKU Muhammadiyah Pekajangan Pekalongan 5 orang.
Sampai berita ini dilaporkan curah hujan masih tinggi sehingga masyarakat diharapkan tetap waspada terhadap semua kemungkinan yang bisa terjadi. (Report: Bu Miq_Post: Ning/LPPA)